Sewa mobil Bali

Bali dan keragaman budaya masih menjadi prioritas dan daya tarik wisata yang masih digemari wisatawan baik domestik maupun mancanegara dalam kunjungan obyek wisata di Bali. Sebagai orang Bali dan penduduk orang Bali memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan adat istiadat yang dianut masyarakat di Bali. Dan tentunya ini membutuhkan dana yang tidak sedikit,yang masih urunan dari masing-masing masyarakat yang ada di sebuah komunitas pedesaan di Bali. Kunjungan wisatawan yang berkunjung di sebuah obyek wisata tentunya akan dapat meringankan atau setidaknya membantu sedikit soal pembiayaan di sebuah Pura yang ada di sebuah komunitas pedesaan di Bali,yang datang dari parkir,tiket masuk. Bagi anda wisatawan yang sewa mobil di Bali baik itu dengan supir ataupun tanpa supir harus setidaknya memahami jika di sebuah obyek yang di kunjungi jika ada pemungutan parkir yang tentunya tidak lain bisa di gunakan sebagai pengelolaan bagi keberlangsungan obyek ataupun Pura yang di kunjungi.

Sebagai pulau yang satu-satunya masih menjaga kearifan lokal nusantara, Bali masih menjalankan banyak sekali jenis ritual yang tentunya mempunyai nilai menjaga serta melakukan banyak upacara pengorbanan yang biasa disebut mecaru yang memiliki banyak tingkatan yang bertujuan semoga dunia yang kita huni dan beserta isinya selalu seimbang dalam setiap perjalanannya. Yang tentunya ini juga membutuhkan dana yang tidak sedikit, dalam sebuah komunitas pedesaan di Bali ini di sebut Banjar yang mungkin di tempat lain di sebut RW yang mana anggota banjar tersebut urun dana untuk mensukseskan jalannya pecaruan di sebuah wilayah di banjar tersebut. Yang salah satunya dapat anda saksikan pada pengerupukan pada saat malam nyepi, Bagi anda yang berkunjung ke Bali dengan sewa mobil Bali lepas kunci dapat menyaksikan prosesi tersebut yang mengarak ogoh-ogoh yaitu patung besar sebagai simbol dari keburukan  dan di arak mengelingi desa kemudian di bakar di kuburan.

Bagi anda yang memang memiliki jabatan penting di sebuah instansi pemerintahan baik daerah maupun pusat setidaknya memiliki niat untuk melestarikan budaya adi luhung tersebut yang merupakan warisan nusantara dengan membuat kan aturan dalam penggalian dana untuk mendukung dalam pelestarian kebudayaan tersebut seperti pembuatan undang-undang agar penggalian dana tersebut legal demi pelestarian kebudayaan tersebut. Dewasa ini banyak terjadi penangkapan aparat desa yang dilakukan team saber pungli yang tentunya tidak paham tentang Bali dan kebudayaannya. Mereka pendatang yang datang ke Bali hanya mengeruk hasil dari pulau dan membawa hasilnya pulang, sedangkan penduduk lokal harus berlomba dengan hidupnya juga harus berusaha menjaga dan melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal dari warisan nusantara. Untuk anda yang memilih liburan di Bali dengan tidak mengurangi rasa hormat dan bermaksud rasis setidaknya memiliki tanggung jawab moral untuk mempertahankan salah satu warisan bangsa ini dengan memakai jasa lokal yang juga memiliki pengalaman jauh lebih baik dan juga tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan lestarinya Bali dan kebudayaannya, di akhir kata kami meminta maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.

KLIK DISINI SEWA MOBIL LEPAS KUNCI DI BALI MANUAL ATAU AUTOMATIC !!!!!

Harga: 200.000

E-mail: balibestpackage@gmail.com

WA: +6281936003030

Salam Hangat

Aditya Bali Tours

Blog